Tanaman Pangan

Benih Kedelai Dega 1

Nomor SK Kementan : 620/Kpts/TP.030/9/2016
Jenis : Kedelai Pangan (bahan baku tempe)
Jumlah Polong : ±29 polong/tanaman
Bobot per 100 Biji : 22.98 gram/100 biji
Umur Panen (HST) : 70-73 HST
Potensi Hasil : 3.82 Ton per hektar

Kedelai Dega 1 ditetapkan sebagai varietas unggul berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian Nomor 620/Kpts/TP.030/9/2016 tanggal 5 September 2016

Kedelai Dega 1 merupakan varietas yang memiliki keunggulan umur genjah yaitu dapat dipanen 70-73 hari setelah tanam. Selain berumur genjah, Dega 1 juga memiliki keunggulan tahan rebah dan agak tahan terhadap penyakit karat daun dan agak tahan pecah polong. Varietas Dega 1 memiliki biji berukuran besar dengan bobot 22.98 gram/100 biji. Kandungan protein pada Dega 1 cukup tinggi yaitu 37.78%. Dega 1 memiliki tingkat produktivitas tinggi dengan potensi hasil mencapai 3.82 ton/ha. Dega 1 adaptif di lahan sawah.

  1. PENANAMAN
    • Lakukan pengolahan/persiapan lahan semaksimal mungkin kemudian dibuatkan saluran drainase guna memudahkan pengairan dan menghindari genangan air pada saat hujan.
    • Campurkan benih (seed treatment) dengan fungisida ataupun insektisida (sudah tersedia di dalam kemasan benih) dan berikan pupuk hayati sumber rhizobium bagi lahan yang sebelumnya tidak pernah ditanami kacang-kacangan.
    • Buat lubang tanam sedalam 2-3 cm dengan jarak tanam 40 x 15 cm atau 40 x 20 cm untuk 1-2 benih tanaman per lubang.
    • Tutup benih dengan tanah gembur tanpa dipadatkan.
    • Berikan pupuk NPK 15:15:15 dengan jarak 5 cm dari lubang tanam dengan cara dibenamkan.
    • Berikan pengairan yang cukup.
  2. TANAMAN UMUR 14 - 21 HARI
    • Lakukan pengendalian gulma dengan cara penyiangan.
  3. TANAMAN UMUR 30-35 HARI (FASE BERBUNGA)
    • Berikan pupuk susulan pertama dengan menggunakan pupuk urea / NPK
    • Berikan pengairan yang cukup selama masa pembungaan hingga masa pengisian polong
    • Kendalikan gulma selama fase berbunga hingga masa panen.
    • Jika muncul gejala terserang hama / penyakit maka berikanlah penanganan pestisida yang sesuai dengan anjuran dari Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).
  4. TANAMAN UMUR 45-50 HARI
    • Berikan pupuk susulan kedua dengan menggunakan pupuk urea/NPK. Total kebutuhan pupuk NPK 300 kg/ha untuk 1 kali masa panen.
  5. PANEN
    • Panen dilakukan pada umur 70 - 73 hari setelah tanam ditandai sudah mulai tua dan kering