Tanaman Hortikultura

Benih Cabai Rawit Bonita

Nomor SK Kementan : 343/Kpts/SR.130/D/10/2021
Rasa Buah : Sangat Pedas
Warna Buah : Orange - Merah
Bobot Buah : 0.8-2.73 g/buah
Berat Buah per tanaman : 328.9-1147.7 g/tanaman
Daya Simpan Buah : 5-7 hari setelah panen pada suhu 27 derajat celcius
Rekomendasi : Dataran rendah
Umur Panen (HST) : 90-125 hari
Potensi Hasil : 2.64-13.5 ton/ha

Cabai Rawit Bonita IPB merupakan benih yang diminati karena rasanya yang sangat pedas. Selain rasanya, Cabai Rawit Bonita memiliki produktivitas tinggi hasil buah bisa mencapai 2.64 – 13.5 ton/ha. Berat per buah mencapai 0.80 – 2.73 gram. Daya simpan buah pada suhu 27 derajat celcius mencapai 5-7 hari. Sangat cocok untuk dataran rendah pada musim hujan

  1. PERSEMAIAN
    • Siapkan media semai seperti kotak kayu/bambu atau bisa menggunakan tray semai.
    • Media tanam yang digunakan adalah tanah, pupuk kandang dan sekam bakar dengan perbandingan 2:1:1
    • Rendam benih cabai dalam air selama 1 malam. Kemudia cek benih, yang akan digunakan adalah benih yang tenggelam.
    • Kemudian letakan benih tersebut 1-2 per lubang tray atau bisa disebar di atas kotak media semai. Dan ditutup media tanam tipis-tipis di atasnya.
    • Cek kelembapan media tanam setiap harinya. Jika dirasa kering, dapat disiram seperlunya
    • Benih akan mulai tumbuh umur 6-7 hari.  
  2. PENANAMAN
    • Lakukan pengolahan/persiapan lahan semaksimal mungkin kemudian dibuatkan saluran drainase guna memudahkan pengairan dan menghindari genangan air pada saat hujan.
    • Lakukan pengendalian gulma dengan cara penyiangan.
    • Buat jarak tanam 60 x 70 cm atau 50 x 60 cm untuk 1 bibit tanaman per lubang.
    • Gunakan mulsa untuk penanaman atau tanpa menggunakan mulsa.
    • Bibit yang berumur 30 hari sudah siap dipindahkan ke lahan. Segera lakukan pengairan setelah bibit ditanam.
  3. PEMELIHARAAN
    • Lakukan penyiraman setiap hari.
    • Pemasangan ajir/turus bambu ketika umur bibit di lahan sudah 1 minggu, agar tidak merusak akar. Tinggi turus bambu 125 cm.
    • Lakukan pengendalian gulma dengan cara penyiangan sebanyak 2x selama musim tanam dengam menggunakan mulsa. Atau dapat lebih tergantung kebutuhan
    • Berikan pupuk NPK sebanyak 5-6 kali selama musim tanam.
    • Jika muncul gejala terserang hama / penyakit maka berikanlah penanganan pestisida yang sesuai dengan anjuran dari Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).
  4. PANEN
    • Panen dilakukan ketika umur 90-125 hari. Umumnya panen dilakukan seminggu sekali.