Edamame Varietas Biomax 1 ditetapkan sebagai varietas unggul berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian Nomor 344/Kpts/SR.130/D/IV/2021 tanggal 26 April 2021 tentang Tanda Daftar Varietas Tanaman Hortikiltura Kedelai Sayur (Edamame).
Edamame (Kedelai Sayur) merupakan cemilan tradisional Jepang yang saat ini telah banyak diminati oleh masyarakat. Edamame Biomax 1 memiliki kualitas ekspor dengan keunggulan polong muda berukuran besar (332-395 gr per 100 polong), tidak berbau langu dan rasa biji muda yang manis (direbus). Warna polong muda dan biji adalah hijau. Tinggi tanaman mencapai 37-40 cm dengan diameter batang 6-8 mm. Jumlah cabang produktif 2-3 dan jumlah buku subur 7-8 buah. Jumlah polong muda total per tanaman mencapai 20-28 polong/tanaman. Umur Panen polong muda mulai dari 67-70 hari setelah tanam. Kebutuhan benih 92-109 Kg per hektar. Produksi hasil polong muda mencapai 10-14 Ton per hektar. Edamame Biomax 1 sangat cocok untuk ditanam di dataran menengah.
- PENANAMAN
- Lakukan pengolahan/persiapan lahan semaksimal mungkin kemudian dibuatkan saluran drainase guna memudahkan pengairan dan menghindari genangan air pada saat hujan.
- Campurkan benih (seed treatment) dengan fungisida ataupun insektisida (sudah tersedia di dalam kemasan benih) dan berikan pupuk hayati sumber rhizobium bagi lahan yang sebelumnya tidak pernah ditanami kedelai.
- Buat lubang tanam sedalam 2-3 cm dengan jarak tanam 40 x 15 cm atau 40 x 10 cm untuk 1 benih tanaman per lubang.
- Tutup benih dengan tanah gembur tanpa dipadatkan.
- Berikan pupuk NPK 15:15:15 dengan jarak 5 cm dari lubang tanam dengan cara dibenamkan.
- Berikan pengairan yang cukup.
- TANAMAN UMUR 14 – 21 HARI
- Lakukan pengendalian gulma dengan cara penyiangan.
- TANAMAN UMUR 30-35 HARI (FASE BERBUNGA)
- Berikan pupuk susulan pertama dengan menggunakan pupuk urea / NPK
- Berikan pengairan yang cukup selama masa pembungaan hingga masa pengisian polong
- Kendalikan gulma selama fase berbunga hingga masa panen.
- Jika muncul gejala terserang hama / penyakit maka berikanlah penanganan pestisida yang sesuai dengan anjuran dari Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).
- TANAMAN UMUR 45-50 HARI
- Berikan pupuk susulan kedua dengan menggunakan pupuk urea/NPK. Total kebutuhan pupuk NPK 300 kg/ha untuk 1 kali masa panen.
- PANEN
- Panen dilakukan pada umur 67-70 hari setelah tanam ditandai dengan polong masih berwarna hijau segar (belum menguning) dan polong berisi penuh.